Tes entri data

Ketik data seperti dalam pekerjaan entri data sungguhan: nama, alamat, kode pos dan nomor telepon, huruf dan angka bercampur.

Sisa waktu 60 WPM langsung 0 CPM langsung 0

Ketik teks seperti yang tampil dan tekan spasi setelah setiap kata.

Apa yang diukur tes ini

Entri data lebih sulit daripada teks biasa: huruf kapital di setiap nama, koma di antara kolom, dan deretan angka yang panjang. Tes ini membuat data fiktif — nama, jalan, kode pos dan kota, telepon — dan mengukur kecepatanmu dalam kata per menit, ketukan per jam dan akurasi.

Setiap data dikombinasikan secara acak, jadi kamu bisa mengulang tes sesering yang kamu mau. Orang dan alamatnya fiktif.

Cara menjadi lebih baik

Pelajari deretan angka tanpa melihat, bukan hanya huruf — di situlah kebanyakan orang melambat. Baca seluruh kolom sebelum mengetiknya dan periksa angka lebih teliti daripada kata: huruf yang salah di nama hanyalah salah ketik, tetapi angka yang salah bisa membuat data tidak valid.

Entri data — pertanyaan yang sering diajukan

Apakah entri data diukur dalam WPM atau ketukan per jam?

Keduanya umum. Tes alfanumerik sering memakai WPM, pekerjaan yang banyak angka biasanya memakai ketukan per jam. Tes ini menampilkan keduanya.

Kenapa saya lebih lambat daripada di tes biasa?

Huruf kapital, koma dan angka butuh waktu lebih lama daripada kata huruf kecil. Penurunan 20–40% itu wajar.

Apakah datanya orang sungguhan?

Bukan. Itu kombinasi acak dari nama depan, nama belakang, jalan dan kota yang umum.

Terus berlatih